Ringkasan materi kerjasama internasional

• Pengertian Kerjasama Internasional


Kerjasama internasional adalah kerjasama yang melibatkan negara- negara di seluruh dunia atau sebagian besar dari negara di dunia. Kerjasama Internasional ini siaftnya umum, tidak terikat pada jumlah anggota, asal negara, rasa senasip sepenanggungan, atau syarat- syarat lainnya. Artinya, kerjasama internasional ini anggotanya tidak harus berasal dari wilayah tertentu, bahkan ketika negara semakin banyak yang bergabung, hal itu aka semakin baik. Sehingga dapat kita ketahui bahwa kerjasama internasional merupakan kerjasama yang dilakukan oleh banyak negara dan tidak ada persyaratan khusus mengenai asal negara anggota tersebut.

• Asas Kerjasama Internasional


Kerjasama internasional merupakan hubungan antar negara di dunia. Hubungan ini tentu diatur dan berdasar pada suatu asas. Adapun asas- asas yang melandasi dilakukannya hubungan internasional antara lain sebagai berikut:


a). Asas Teritorial
Asas teritorial merupakan asas yang didasarkan pada kekuasaan negara atas daerah atau wilayahnya. Negara memperlakukan hukum dan juga peraturannya bagi semua hal baik orang maupun barang yang ada di bawahnya. Sementara untuk luar daerah atau wilayahnya berlaku hukum asing.
b). Asas Kebangsaan
Asas kebangsaan merupakan asas yang didasarkan kekuasaan negara yang tetap berlaku bagi warga negaranya yang berada di luar wilayahnya atau berada di luar negeri. Asas ini juga disebu dengan asas ekstrateritorial.
c). Asas Kepentingan Umum
Asas selanjutnya adalah asas kepentingan umum. Asas kepentingan umum merupakan asas yang didasarkan pada kekuasaan negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan kehidupan warganya. Menurut asas ini, negara bisa mengatur hukum yang sesuai dengan keadaan dan peristiwa yang bersangkutan dengan kepentingan umum, serta tidak terbatas hanya pada wilayahnya saja.Tujuan Kerjasama Internasional


Ada banyak sekali tujuan kerjasama internasional. Adapun secara umum tujuan dari kerjasama internasional adalah mewujudkan perdamaian dunia serta kemakmuran dunia. Namun tujuan tersebut bisa dijabarkan kembali ke dalam uraian yang lebih rinci. Adapun beberapa tujuan dari kerjasama internasional antara lain sebagai berikut:


a).Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara
b).Mewujudkan pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia
c). Menciptakan keadilan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyatnya
d). Memperluas lapangan kerja
e). Memperkuat rasa persahabatan
Itulah beberapa tujuan melakukan kerjasama internasional. Tujuan- tujuan lain yang lebih khusus disesuaikan dengan kepentingan masing- masing negara anggota yang tergabung dalam oranisasi tersebut.

• Manfaat Kerjasama Internasional


Setiap hubungan dengan pihak lain pasti akan membawa dampak positif. Setiap dampak positif kita rasakan sebagai manfaat. Seperti halnya dengan kerjasama internasional. Kerjasama internasional merupakan hubungan yang dapat mendatangkan banyak manfaat. Beberapa manfaat yang akan kita dapatkan dari kerjasama internasional antara lain sebagai berikut:


a). Saling menguntungkan masing- masing negara dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi
Kerjasama internasional beberapa diantaranya bergerak dalam bidang ekonomi. Hal ini tentu saja dapat menguntungkan negara- negara yang menjalin kerjasama. Dengan melakukan kerjasama internasional kita bisa saling melakukan promosi produk ke negara lain. Selain itu kita bisa mendapatan barang- barang yang tidak diproduksi oleh negara kita sendiri dari negara lain. Misalnya kita mengimpor pisang dari negara penghasil pisang terbesar di dunia, mengimpor kopi dari negara penghasil kopi terbesar di dunia, dan lainnya. Dengan demikian kesejahteraan rakyat akan semakin meningkat. b) Mewujudkan ketertiban dan kedamaian dunia
Kerjasama Internasional memiliki misi untuk mewujudkan perdamaian dunia sehingga kehidupan akan menjadi tenteram dan damai. Sehingga dengan adanya kerjasama internasional maka kehidupan di dunia akan lebih tenang, permasalahan antar neara akan bisa diselesaikan secara lebih bijak.
c). Menanggulangi hal- hal yang dapat merusak budaya
Kerjasama internasional juga bisa menjadi benteng untuk menanggulangi berbagai kemungkinan yang dapat merusak budaya serta hal- hal yang bertentangan dengan ideologi suatu negara.
d). Meningkatkan penerapan IPTEK
Dengan adanya kerjasama internasional, maka negara berkembang yang notabebe memiliki teknologi yang biasa saja bisa belajar dari negara yang lebih maju mengenai penetapan teknologi ini.
e). Meningkatkan sektor pertahanan dan keamanan
Kerjasama internasinal juga akan membantu suatu negara untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan suatu negara.
f). Mempererat hubungan antar negara
Selain menambah keuntungan negara, manfaat kerjasama internasional yang lainnya adalah mempererat hubungan antar negara. Hubungan antar negara ini seperti halnya hubungan persahabatan. Dengan menjalin kerjasama internasional maka akan semakin banyak peluang bagi suatu negara untuk meningkatkan berbagai hubungan lainnya diluar hubungan kerjasama tersebut.
g). Saling menghormati ideologi negara
Kerjasama internasional juga akan menjadikan negara-negara di dalamnya untuk saling menghormat ideologi negara satu dengan negara lainnya. Tidak bisa dipungkiri terkadang memang suatu negara mengalami sengketa karena ketidakcocokan ideologi. Namun hal ini bisa diatasi apabila kita melakukan kerjasama internasional

• Bentuk-bentuk kerjasama internasional


a).. Kerja Sama Bilateral
Kerja sama Bilateral adalah kerja sama yang dilakukan antar 2 negara, misalnya saja kerja sama antara Indonesia dan Singapura, kerja sama antara Amerika Serikat dan Arab Saudi, dan lainnya. Bentuk kerja sama ini memiliki tujuan untuk membina hubungan yang terjalin sebelumnya dan menjalin hubungan kerja sama dalam bentuk perdagangan. Contohnya saja, Indonesia telah menandatangani perjanjian mengenai ekonomi dan perdagangan yang terjalin di Asia Pasifik yang mana melibatkan 14 Negara yang tersebar di Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, Eropa Barat, dan Amerika Latin. (baca juga: Dampak Negatif Penyimpangan Sosial)
b). Kerja Sama Regional
Merupakan bentuk kerja sama yang terjalin antara negara-negara yang berada dalam satu wilayah atau kawasan. Tujuan dari bentuk kerja sama ini adalah menciptakan perdagangan bebas di negara-negara pada kawasan tertentu.

Bentuk dari kerja sama ini sudah dapat anda temukan melalui hubungan komisi regional yang dibentuk PBB dari kawasan Asia Timur, Eropa, dan Amerika Latin. Komisi ini dibentuk dengan mengembangkan kebijakan bersama yang biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah pada pembangunan khususnya dalam bidang ekonomi. Beberapa contoh dari bentuk kerja sama regional ini antara lain adalah:
• ASEAN (Association of South East Asia Nations)
ASEAN atau perhimpunan bangsa-bangsa yang berada di kawasan Asia Tenggara yang terbentuk tanggal 8 Agustus 1967. Pembentukan ASEAN ini ditandai dengan adanya Deklarasi Bangkok yang mana ditandatangani oleh 4 menteri luar negeri serta 1 wakil perdana menteri. (baca juga: Dampak Positif dan Negatif Perubahan Sosial)
• APEC (Asia Pacific Economic Coorperation)
Merupakan bentuk kerja sama yang dilakukan di kawasan Asia Pasifik dalam bidang ekonomi. Kerja sama ini dicetuskan pertama kali oleh Bob Hawke, Mantan Perdana Menteri Australia. Kerja sama ini merupakan forum kerja sama bidang ekonomi terbuka, tidak mengikat, dan infromal namun tetap berjalan sesuai dengan aturan WTO dan perjanjian Internasional. (baca juga: Contoh Perilaku Anti Sosial)
c). Kerja Sama Multilateral
Meurpakan bentuk kerja sama yang dilakukan oleh beberapa Negara-negara, dengan jumlah 2 ataupun lebih yang tidak dibatasi dengan kawasan ataupun wilayah. Sehingga kerja sama ini dapat dilakukan dalam satu kawasan maupun berbeda kawasan. Anggota dari kerja sama ini terdiri dari 2 kategori, yaitu anggota utama dan aktif. Yang dimaksud dengan anggota utama merupakan negara yang memiliki kekuatan menengah sedangkan untuk anggota aktif adalah negara-negara kecil yang memiliki peranan yang terbatas ataupun memiliki sedikit kekuatan dalam bidang internasional. Biasanya negara-negara yang masuk ke dalam aggota aktif sukarela untuk bergabung di dalam kerja samanya tersebut. Contoh dari bentuk kerja sama multilateral ini adalah PBB, OKI, WTO, dan lainnya. (baca juga: Manfaat Kegiatan Ekspor dan Impor)
d). . Kerja Sama Internasional
Merupakan bentuk kerja sama yang dilakukan antar Negara-negara yang ada di seluruh dunia. Ada beberapa bentuk kerja sama pada bidang-bidang tertentu, antara lain adalah:
~ Dalam bidang ekonomi, mempunyai bentuk-bentuk kerja sama yang sangat penting dalam internasional sebagai berikut:
WTO (World Trade Organization), WTO memiliki tujuan untuk mendiskusikan serta memecahkan masalah perdangan yang terjalin antar Negara. Prinsip-prinsip dari WTO ini adalah liberasi perdagangan, non diskriminasi, serta stabilitas hubungan perdagangan. (baca juga: Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan)
IMF (International Monetary Fund), adalah organisasi yang mana dapat memberikan pinjaman untuk negara-negara yang memang membutuhkan. Biasanya negara yang melakukan pinjaman adalah negara yang memiliki kondisi mata uang tidak stabil maupun tidak mampu membayar hutang. Tujuan dari pembentukan IMF ini adalah meningkatkan kestabilan keuangan Internasional. (baca juga: Bentuk Penyimpangan Sosial)
OPEC (Organization Petrolium Exporting Countries), OPEC pertama kali didirkan oleh 5 negara yang mengekspor minyak terbesar yaitu Arab Saudi, Iran, Irak, Kuwait dan Venezuela pada tahun 1960. Tujuan dari organisasi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan minyak yang ada di dunia, mengatur pemasaran minyak antara sesama negara pengekspor minyak.
~ Bidang militer dan pertahanan, mempunyai beberapa ikatan kerja sama yang penting sebagai berikut:
SEATO ( South East Asia Treaty Organization), Bentuk kerja sama ini didirkan oleh pakta militer yang mana memiliki tujuan untuk dapat mencegah pertumbuhan komunisme yang ada di Kawasan Asia Tenggara. (baca juga: Peninggalan Sejarah Hindu Budha)
ANZUS (Autralia, New Zealand, United States), pakta militer ini didirikan dengan tujuan mencegah perkembangan komunisme yang berada di kawasan 3 negara tersebut.
NATO (North Atlantic Treaty Organization), pakta militer yang ada di atlantik utara yang mana memiliki tujuan untuk menghilangkan segala persengketaan di politik internasional, Tidak adanya ancaman militer yang terjadi di kalangan internasional, perselesaian sengketa dengan damai, membela negara-negara anggota.
KAA (Konferensi Asia Afrika), organisasi non blok yang berdiri pada 18-24 April 1955. KAA ini memiliki tujuan untuk menciptakan perdamaian serta ketentraman pada kehidupan Negara-negara yang berada di dalam kawasan Asia Afrika. (baca juga: Prinsip-Prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam)
~ Bidang Kesehatan mempunyai sama kerja sama dalam bidang internasional yang penting sebagai berikut:
WTO, badan milik PBB yang memiliki fokus pada bidang kesehatan dengan markas di Jenewa, Swiss. WTO membangun beberapa program-program antara lain untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular, mengobati penyakit-penyakit yang mana menjadi masalah dunia, dan lainnya di bidang kesehatan.
~ Bidang sosial, mempunyai peranan yang penting dalam tugasnya untuk internasional sebagai berikut:
FAO, organisasi milik PBB yang fokus pada bidang pangan dan pertanian yang memiliki markas di Roma, Italia. Tujuan dari organisasi ini adalah untuk peningkatan taraf hidup seluruh manusia sehingga tidak terjadi kelaparan. (baca juga: Kegiatan Ekonomi Di Indonesia)
ILO, organisasi milik buruh internasional yang memiliki tujuan untuk saling peduli dengan nasib buru lainnya yang ada di dunia serta memfasilitasi pendapat-pendapat mereka.
UNICEF, organisasi yang fokus pada kondisi-kondisi anak yang ada di seluruh negara di dunia.
~ Bidang pendidikan, juga mempunyai beberapa bidang kerjasama yang penting dalam hubungan internasional sebagai berikut:
Contoh: UNESCO yang merupakan organisasi milik PBB yang berdiri pada 4 November 1946 yang mana memiliki tujuan untuk memajukan kerja sama yang terjalin antar negara pada bidang pendidikan, kebudayaan, dan sains. Hingga saat ini, UNESCO telah beranggotakan kurang lebih 191 negara yang memiliki beberapa tujuan penting, antara lain adalah:
a). Meningkatkan kerjasama yang terjalin antar negara yang ada di dunia, khususnya pada bidang pendidikan, kebudayaan, dan sains.
b). Memberantas buta huruf serta memajukan program wajib belajar bagi seluruh masyarakat di dalam negara-negara anggota. (baca juga: Perkembangan Pergerakan Kebangsaan Indonesia)
c). Mengangkat derajat serta martabat kehidupanAlasan Pentingnya Kerja Sama Internasional
Hubungan bentuk-bentuk kerjasama internasional tentunya sangat bermanfaat, dengan adanya kerja sama internasional maka sebuah negara dapat mengusahakan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakatnya serta eksistensi keberadaan negara tersebut di dalam lingkup internasional. Selain itu kerja sama internasiona ini juga dapat menciptakan perdamaian dan kesejahteraan di dalam kehidupan yang mana tentu saja merupakan keinginan setiap manusia yang ada di dunia. Setiap negara memiliki kelebihan, kekurangan, serta kepentingan yang berbeda satu sama lainnya Inilah yang mendorong kerja sama internasional terjadi di antara satu negara dengan negara lainnya.

• Fungsi kerja sama internasional

Ada beberapa fungsi dari kerja sama internasional, antara lain adalah:
a). Akan menguntungkan masing-masing negara yang menjalin kerja sama internasional tersebut sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonominya. (baca juga: Permasalahan Lingkungan Hidup)
b). Terjalinnya rasa untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lainnya terkait ideologi negara. (baca juga: Pemberontakan PKI Madiun)
c). Mewujudkan perdamaian serta ketertiban yang ada di dunia.
d). Meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di negara tersebut.
e). Meninglatkan bidang keamanan dan pertahanan negara.

• Tujuan kerjasama internasional


Berikut ini beberapa tujuan dari terjalinnya kerja sama internasional:
a). Memicu pertumbuhan ekonomi yang membaik di setiap negara.
b). Menciptakan kemerataan rasa adil dan sejahtera untuk seluruh masyarakat.
c). Memperluas lapangan pekerjaan.
d). Memperkuat jalinan persahabatan antar negara.
e). Mewujudkan pengertian dalam hal membina serta menegakkan rasa kedamaian di dunia antar bangsa. (baca juga: Syarat Terjadinya Interaksi Sosial)
f). Hubungan kerja sama internasional yang terjalin nyatanya juga dapat memberikan sebuah dampak bagi negara, baik itu dampak positif maupun dampak negatif, berikut ini dampak positif dan negatif yang dapat terjadi.

• Dampak positif, dalam hubungan kerja sama internasional sebagai berikut:

~ Dengan adanya bentuk-bentuk kerjasama internasional yang terjalin secara tidak langsung akan membuka kesempatan bagi negara-negara lain untuk dapat berdiskusi mengenai kesalahpahaman yang terjadi.

~ Dapat memberikan motivasi dan inspirasi untuk negara-negara yang berkembang sehingga dapat berkembang lebih baik lagi.

~ Mengurangi konflik yang terjadi antar negara sehingga dapat mencegah terjadinya peperangan.

• Dampak negatif, dalam hubungan kerja sama internasional sebagai berikut:

~ Secara tidak langsung akan membuat setiap negara dapat mengintervensi negara lainnya bahkan ikut campur dalam urusan negara lain yang mana nantinya akan mengurangi kedaulatannya.

~ Menuntut antar negara untuk saling terbuka, hal ini bisa beresiko informasi negara bocor.

~ Budaya bangsa yang lama akan terkikis karena masuknya budaya baru

~ Ketergantungan pada negara lain

~ Susnan kenegaraan dapat meniru negara lainnya,dengan tidak memperhatikan apakah sistem tersebut cocok atau tidak.

• Contoh Kerjasama internasional


Ada banyak sekali contoh kerjasama internasional yang ada di dunia ini. Berbagai kerjasama internasional ini dibedakan menjadi beberapa bidang, antara lain bidang ekonomi, politik atau pertahanan dan juga bidang sosial. Beberapa contoh kerjasama internasional diantaranya adalah sebagai berikut:
a). Kerjasama internasional di bidang ekonomi kerja, antara lain sebagai berikut:

~ APEC (Asia Pasifik Economis Corporation)

~ MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa)


b). Kerjasama internasional di bidang sosial, antara lain sebagai berikut:

~ WHO (World Health Organization)

~ UNICEF (United Nations Children and Education Fund) ILO (International Labour Organization)

c). Kerjasama internasional di bidang pertahanan atau politik, antara lain sebagai berikut:

~ SEATO (South East Asia Treaty Organization)

~ ANZUS (Australia, New Zeland, and United States)

~ NATO (North Atlantic Treaty Organization)

~ CENTO (Central Treaty Organication) atau Pakta Baghdad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *